Mutiara25’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Cerpen-ku November 22, 2008

Diarsipkan di bawah: Ceritaku — mutiara25 @ 7:23 pm
Hoi Angin,
 
Hari ini aku masih vakantie mingu kedua dan baru pulang dari camping, enak juga yah ngga kerja.
Dan sialnya aku ngga bisa diam karena ada ajha yg musti dikerjakan dirumah,maklum  lima tahun terakhir ini aku berpacu dengan waktu  dan untungnya aku ngga K.O.
 
Angin aku lagu apes hari ini. Daku mau bebenah kamarku yg udah kayak kapal pecah dan kumulai dgn lemariku echhhh angin tau apa yg kudapat?
 
Tumpukan surat2 dari si dia mulai thn  a,b,c,d dan e dan ada juga tahun2 selanjutnya but sangat jarang sampai nihil.
Aku kembali tersedot di time tunnel puluhan tahun tahun yg lalu. Kisah cinta FTR. Kubaca suratnya dan kubaca suratku…ach  begitu indahnya dan menyebalkannya dan menyedihkan dan ..dan…sebagainya.  Cinta kami yg kompleks, ruwet bulet itu tapi penuh dgn keromantisan, airmata dan kemarahan.
Tiba2 angin aku rindu dia. Rindu akan suaranya, desah nafaasnya dan bau keringatnya. Aaaaah shiiiit.
 
Angin dia itu begitu puitis, melodramatis, romantis  dan penuh dgn kedewasaan padahal dia sendiri waktu itu berumur 17-18-19.
Dan tau ngga angin seperti apa aku  puluhan tahun yg lalu itu ?… Menurut si dia aku itu: cengeng, centil, cerewet,manja, egois. Kok ngga ada yg indah didengar yah angin!!!!!!!!!!!
Dan setelah bersamanya beberapa tahun mulailah kuliahat kalimat2: yang…kamu mulai berubah sekarang. Kamu mulai mengerti diriku, mulai dewasa ..aha…ternyata ada sedikit perubahan.
Dan dia menjanjikan kalau aku berkurang egoisnya maka sayangnya dia padaku akan di pangkatin sampai 100x.(he..he..dia itu curang yah angin, cintanya ternyata bersyarat dan tau ngga angin dia juga curang karena mendikte, memonitor dan menyetir aku lewat surat2nya, dan aku yg masih oon dan polos melakukan apa yg dia titahkan). Syukurlah angin sekarang ini aku tidak setolol  seperti jadul itu  ..he..he…
Jadi angin…beri dia peringatan bahwa dia juga memperalat aku.!!!!
 
Angin…jujur beberapa tahun belakangan ini ingatanku ttg dia mulai buram karena kesibukanku yg luar biasa itu. Tapi dilain pihak aku senang juga ngga terbeban dgn bayangan masa lalu.
Tapi angin kadangkala dia datang tanpa diundang dan itulah yg menyebalkan aku.
Kuanalisa kenapa dia masih dihatiku?
Angin kemungkinan dialah yg mengisi karakterku, hidupku yg kosong ketika aku bertumbuh tanpa kasih sayang ortu dan tanpa bimbingan pengasuhku.
Dia itu mentorku, sahabatku, saudaraku dan dia itu kekasihku. Dia melengkapi hidupku.
 
Angin sampaikan salamku utk dia,  katakan padanya senadainya nafasku idak berdenyut lagi, seandainya jantungku tak berdenyut lagi aku nantiikan dia dipintu surga.
 
Kan kunyakin lagu ttg aku dan dia da sungguh indah kisah cinta yg kualammi bersama dgn dia. Walaupun seribu tahun telah berlalu kisah cintaku tak akan beku.
 
 
Salam kangen angin dari aku